Manfaat Menjadi Tutor bagi Teman-Teman Sekelas

Aku tidak pernah menyangka jika teman sebangkuku bisa menjadi tutor untukku dan juga teman-teman sekelasku. Jika dibandingkan dengan aku dan teman-teman yang lain, dia memang lebih rajin dan cekatan. Dia juga siswa yang aktif dan sangat disiplin. Bahkan, aku yang merasa sudah sangat pagi datang ke sekolah masih saja keduluan olehnya. Jika tidak ada guru yang masuk ke kelas, dia lebih banyak membaca buku dan diam di tempat duduknya. Di samping itu, dia juga sering diminta wali kelas untuk mengajarkan bagaimana cara mengerjakan soal-soal latihan di depan kelas.

20150519-tutor_teman_sekelas.jpg


Btw, bicara soal menjadi tutor bagi teman-teman sekelas, tahukah Anda apa saja manfaat yang bisa didapatkan?

Melatih kemampuan

Seberapa jauh kemampuan Anda dapat terlihat jelas saat Anda menjadi tutor bagi teman-teman sekelas Anda. Pada awalnya hal ini memang cukup sulit untuk dilakukan karena Anda mengajar orang-orang yang sebaya dengan Anda. Biasanya mereka suka mengabaikan dan tidak mau mendengarkan penjelesan Anda. Di sinilah letak di mana Anda bisa melatih kemampuan Anda baik dalam hal mengajar, berkomunikasi, dan bekerjasama. Jika Anda bisa mengajak teman-teman Anda untuk memperhatikan dengan baik dan Anda bisa menyampaikan materi dengan lancar, mereka akan mendapatkan kemudahan dalam memahami pelajaran.

Meningkatkan kepercayaan diri

Tidak semua orang yang pandai di kelas memiliki kepercayaan diri yang tinggi ketika disuruh menjadi tutor untuk teman-temannya. Mereka bisa saja grogi dan lupa materi yang akan disampaikan. Hal ini akan membuat mereka malu dan bisa membawa dampak buruk bagi performanya di kelas. Bagaimana dengan Anda jika mendapatkan tugas ini? Jika Anda ingin belajar meningkatkan kepercayaan diri, inilah waktunya. Anda bisa mengajar dan menunjukkan kualitas dan kemampuan Anda di depan teman-teman Anda. Jika Anda berhasil melakukannya, bukan tak mungkin, teman-teman Anda akan mengagumi dan menyukai Anda.

Mendapatkan kepercayaan lebih dari teman-teman sekelas

Menjadi tutor memang bukanlah hal yang mudah, tapi seiring waktu, Anda akan terbiasa dengan tugas ini. Teman-teman yang dulunya mungkin meragukan kualitas Anda, bisa jadi akan memberikan kepercayaan lebih kepada Anda. Oleh sebab itu, semakin baik Anda menjadi seorang tutor maka semakin lebih banyak kepercayaan yang bisa Anda dapatkan. Namun, ingat apabila Anda sudah mendapatkan banyak kepercayaan, jaga sebaik mungkin. Ketahuilah bahwa kepercayaan itu seperti kaca. Jika sudah pecah akan sangat sulit juga untuk menyatukannya.

Btw, temanku sebangkuku itu sangat pandai dalam menjelaskan materi pelajaran yang tidak kami mengerti dengan maksimal. Dia menunjukkan berbagai cara untuk menyelesaikan suatu soal sehingga kami memiliki banyak pilihan untuk menyelesaikan soal-soal yang diberikan guru. Memang pada awalnya dia terlihat canggung, tapi lama kelamaan dia menikmati tugas ini. Saat ini, dia menjadi tutor favoritku dan teman-temanku. Dia sangat bisa diandalkan dan kamipun sangat menghormati dan mempercayainya. Bahkan, guru-guru yang mengajar di kelasku juga sangat kagum dan bangga padanya. Mudah-mudahan suatu saat nanti aku bisa berada di posisi yang sama seperti dia agar aku bisa membantu teman-teman sekelasku. Semoga saja. :)
Category: General
 

Melanjutkan Pendidikan hingga Kuliah, Perlukah?

20150520-kuliah12.jpg
Motivasi diri kamu agar bisa melanjutkan kuliah. Kondisi ekonomi orang tua tidak mendukung? Jangan patah semangat, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menyiasati biaya kuliah. Di antaranya: memanfaatkan beasiswa pendidikan, mencari pekerjaan paruh waktu, menjalankan bisnis sampingan, atau merencanakan dana pendidikan sedini mungkin. Kuliah lebih dari sekedar memberikan kebanggaan tersendiri pada diri pribadi dan orang tua, melainkan membuat kamu bisa mendapatkan keuntungan berikut:

  1. Kesempatan kerja terbuka lebar. Rata-rata perusahaan telah menaikkan standar para pelamarnya terutama dalam hal latar belakang pendidikan. Pelamar dengan latar belakang pendidikan minimal S1 akan sangat diprioritaskan. Setidaknya, lulusan sarjana jauh lebih siap bekerja dibanding SMA. Melihat kondisi ini, tak heran kalau peluang kerja bagi tamatan sarjana terbuka lebar. Ilustrasinya, lamaran kerja bisa dikirimkan ke beberapa perusahaan. Beberapa dari lamaran tersebut setidaknya punya peluang untuk diterima.

  2. Kemajuan dalam karir bisa diwujudkan. Promosi jabatan, setiap pekerja sangat menginginkan kondisi ini. Bisa mendapatkan gaji yang lebih tinggi menjadi salah satu alasannya. Namun, tidak mudah mewujudkannya. Selain harus punya loyalitas tinggi terhadap perusahaan serta kinerja yang cepat & cerdas, punya latar belakang pendidikan yang tinggi juga menjadi syarat lainnya. Untuk itu, penting memikirkan untuk kuliah sehingga kemajuan karir bisa diwujudkan. Untuk sukses antara kerja & kuliah, dituntut bijak dalam membagi waktu & pikiran.

  3. Keterampilan dalam pemecahan masalah oke. Bisa dipastikan wawasan anak kuliahan akan jauh lebih berkembang dibandingkan anak SMA atau sederajat. Hal ini tidak lain karena materi yang dipelajari makin meluas. Tidak hanya itu, tetapi juga mahasiswa dituntut mencari bahan belajar sendiri. Akan hal ini, tidak menutup kemungkinan keterampilan anak kuliah dalam memecahkan masalah cukup oke. Dengan demikian, bukan hanya menguntungkan bagi diri pribadi melainkan juga keterampilan ini sangat penting ketika memasuki dunia kerja yang sejatinya sarat akan masalah.

  4. Kemandirian dalam finansial. Seseorang yang kuliah pada dasarnya mampu memiliki kemandirian dalam finansial. Bagaimana tidak? Keterampilan lulusan sarjana yang sudah terasah dengan baik bisa dimanfaatkan sebagai ladang bisnis yang bakal memberikan keuntungan. Di sisi lain, keterampialn lulusan sarjana juga sangat dicari oleh perusahaan terutama perusahaan-perusahaan besar yang mampu memberikan gaji cukup menjanjikan. Kalau keterampilan lulusan sarjana bisa dimanfaatkan, kesulitan finansial pastinya tidak bakal dirasakan.


Maka dari itu, jangan pernah ragu untuk kuliah. Gapai semua impian usai lulus kuliah! Sekedar tips, pertimbangkan dengan baik saat memilih jurusan kuliah mengingat perannya yang sangat menentukan masa depan. Berikut kiat-kiat dalam memilih jurusan kuliah: sesuaikan dengan hobi & bakat yang dimiliki agar nyaman saat menjalaninya sehingga IP & IPK bisa memuaskan, pilih jurusan yang akan menjadi profesi banyak dicari (akuntasi: akuntan, teknik sipil: kontraktor, IT: programmer, keselamatan penerbangan: ATC, dan lain sebagainya), sesuaikan dengan cita-cita sebelumnya, dan yang pasti sesuaikan dengan budget yang ada. Kalau jurusan yang akan dipilih terlampau mahal, pikir-pikir lagi. Jangan sampai putus di tengah jalan karena kehabisan biaya.
Category: Pendidikan
 

Cara Membuat Kelas yang Menyenangkan

20150522-cara_membuat_kelas_yang_menyenangkan.jpg

Terkadang Anda melihat kelas tempat Anda mengajar terlihat sunyi sehingga untuk semangat mengajar hilang begitu juga siswa. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ini bisa terjadi karena sebagai seorang guru tidak bisa menguasai kelas dengan baik sehingga para siswa monoton. Dengan kelas sunyi ini jangan Anda menyalakan pada siswa, tapi bercerminlah pada diri sendiri mengapa kelas Anda terasa sunyi. Nah, untuk artikel kali ini akan membahas mengenai cara-cara membuat kelas yang menyenangkan. Bagaimana caranya, berikut ini penjelasanya:

Menyisipkan humor ketika belajar

Belajar di kelas dengan nuansa yang mencekam karena guru mudah marah dan tidak pernah menganti metode belajar. Metode yang digunakan hanya mencatat, maka siswa akan merasa monoton karena tidak ada perubahan. Oleh karena itu, untuk mengubah suasana yang monoton menjadi menyenangkan, Anda bisa menyisipkan humor ketika belajar. Dengan humor yang diberikan siswa akan lebih bersemangat belajar. Misalnya, meminta bantuan pada salah satu siswa dengan memberikan julukan upin, maka suasana kelas yang tadinya diam akan ramai karena siswa tertawa mendengar kata upin. Menyisipkan humor akan membangkitkan semangat siswa.

Membuat kelompok belajar

Mengkin sebagian siswa merasa bosan mengikuti pelajaran Anda karena metode yang digunakan selalu tanya jawab sehingga membuat suasana kelas tidak menyenangkan. Untuk menganti suasana kelas agar menyenangkan, Anda bisa mencoba membuat kelompok belajar. Dengan membuat kelompok belajar, siswa dituntuk untuk lebih aktif dan berkerjasama untuk mengeluarkan ide dari masing-masing siswa.

Memberikan hukuman pada siswa ketika melakukan kesalahan

Cara berikutnya untuk membuat kelas yang menyenangkan adalah dengan memberikan hukuman pada siswa ketika melakukan kesalahan. Cobalah siswa Anda diberi tugas dan mintalah kesepakatan bila melakukan kesalahan akan mendapatkan hukuman. Dengan begitu, siswa akan lebih semangat dan tidak fakum sehingga suasana kelas akan menyenangkan. Ketika ada salah satu siswa melakukan kesalahan, maka berikanlah hukum , seperti beryanyi, baca puisi, atau pantun. Suasana kelas yang tadinya sunyi, maka akan menyenangkan karena ada salah satu siswa yang harus mereka lihat di depan kelas.

Memberikan kesempatan siswa untuk mengeluarkan ide

Untuk membuat suasana kelas menyenangkan Anda bisa memberikan kesempatan pada siswa untuk mengelurkan ide. Misalnya, hari senin meminta siswa untuk membuat kelompok debat, maka disanalah Anda memberikan penjelasan sedikit dan suruhlah kelompok debat tadi untuk berbicara dan mintalah pada temanya untuk mengomentari agar debat tidak sunyi. Sebagai guru, Anda harus percaya bahwa setiap siswa memiliki kemampuan. Dengan adanya komentar dari teman-temanya, maka suasana kelas akan berubah karena siswa akan belajar untuk mengeluarkan ide dan pendapat.

Memberikan hadiah ketika ada siswa yang mendapat nilai tinggi

Cara terakhir untuk mengubah suasana yang sunyi di dalam kelas menjadi menyenagkan. Anda bisa memberikan soal secara lisan dan siswa langsung menjawab dari tempat duduk. Siswa yang mendapatkan nilai tinggi cobalah untuk memberikannya hadiah. Cara ini untuk membuat bangkit siswa agar tidak diam diri. Dengan memberikan hadiah ketika ada yang mendapatkan nilai tinggi, maka siswa akan aktif untuk menjawab pertanyaan. Hadiah yang diberikan tidak usah yang mahal, berisaja seperti pena, buku, atau permen. Hal ini dilakukan untuk menarik minat siswa belajar bukan semata-mata karena hadiah.

Untuk mengubah suasana kelas dari yang sunyi menjadi menyenangkan ini adalah tanggung jawab seorang guru. Suasana menyenagkan, maka akan berdampak pada siswa yang lebih aktif dan tidak merasa bosan berada di kelas. Seorang guru harus bisa pintar-pintar melihat kondisi kelasnya agar tidak sepi.
Category: Pendidikan
 

Seberapa Pentingnya Kualitas Tenaga Pengajar bagi Siswa

20150520-pendidikan_finlandia_3.jpg


Menjadi pintar atau cerdas tentu saja impian semua orang. Maka dari itu, tak heran dari sebagian mereka yang masih berstatus sebagai siswa akan belajar sekuat tenaga atau sebaik-baiknya guna agar bisa mendapatkan banyak pengetahuan yang bisa menjadi bekal untuk masa depan. Hal tersebut tentu saja bisa membuat harapan/cita-citanya menjadi lebih mudah terwujud sehingga menjadi orang yang sukses untuk kedepannya.

Namun, dari semua itu sebagian besar tergantung dengan kualitas tenaga pengajar yang ada. Jika jumlahnya hanya sedikit dan tidak memiliki kualitas yang baik, tentu saja akan berpengaruh buruk bagi siswa. Sebaliknya, jika kualitas pengajar cukup banyak dan berkualiatas serta baik, pastinya bisa mempengaruhi minat dan motivasi belajar, menjadi lebih teladan dalam berperilaku, serta menentukan hasil belajar siswa. Nah, untuk lebih jelas lagi tentang pengaruhnya, Anda bisa baca yang ada di bawah ini:

1. Mempengaruhi minat dan motivasi belajar
Tenaga pengajar yang berkualitas dan baik akan membuat minat belajar siswa menjadi lebih tinggi atau meningkat. Pastinya sebagian besar dari mereka tidak akan melewatkan mata pelajaran dan akan belajar dengan baik nantinya. Di samping itu, hal tersebut kemungkinan besar bisa membuat murid menjadi lebih mudah dalam memahami materi yang diberikan oleh pengajarnya.

Keuntungannya bukan hanya akan didapatkan oleh pelajar itu sendiri, melainkan juga negara tempat tinggal itu sendiri yang pastinya bisa menjadi lebih mudah untuk maju dan berkembang karena memiliki bangsa yang semangat dalam belajar. Nah, hal tersebut tentu saja tidak akan terjadi jika memiliki pengajar yang asal-asalan atau hanya mementingkan keuntungan yang didapatnya/gaji yang diperoleh.

2. Menjadi teladan dalam berperilaku
Memiliki tenaga pengajar yang berkualitas bisa membuat murid menjadi lebih teladan dalam berperilaku. Sebagai contoh di sekolah, guru akan mengajarkan/memberitahu bagaimana cara berperilaku atau tata cara pada saat ada guru masuk ke kelas, seperti mengucapkan salam dan membuat suasana menjadi hening/tidak ribut.

Apabila siswa mampu berperilaku teladan, bisa jadi mereka juga akan taat untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Ini tentu saja bisa membuat uang yang dikeluarkan orang tua untuk pendidikan anaknya tidak akan sia-sia. Lagi pula perlu Anda ketahui bahwa, biaya untuk biaya pendidikan itu bukan murah, tidak cukup hanya dengan 1 atau 2 juta saja.

3. Menentukan hasil belajar siswa
Hasil belajar siswa juga bisa tergantung dengan kualitas tenaga kerjanya. Jika baik atau bisa membuat banyak siswa menjadi lebih nyaman, besar kemungkinan akan memberikan hasil yang memuaskan, begitu juga sebaliknya. Di samping itu, kualitas tenaga pengajar juga juga harus bisa memahami karakter muridnya, bagaimana cara mereka mudah mencernah atau memahami materi yang disampaikan. Misalnya, banyak yang tidak mengerti jika hanya berbentuk materi, maka pengajar bisa mendidik dengan banyak praktek.

Itulah pentingnya kualitas tenaga kerja bagi siswa. Oleh sebab itu, Anda sebagai pengajar, harus bisa memberikan kualitas kerja yang terbaik agar nantinya bisa menghasilkan anak didik yang cerdas dan berprestasi, baik itu dibidang akademik maupun non akademik. Hal itu besar kemungkinan terjadi jika siswa nyaman serta mudah memahami materi yang diberikan.
Category: General  Leave a Comment